Parenting

 6 Permainan edukatif untuk Balita 



Dunia anak memang lekat dengan permainan, karena sesuai dengan tugas perkembangannya yaitu bermain. Sebagai orang tua jelaslah harus pintar-pintar dalam memilih permainan untuk anak terutama balita. Memilih mainan yang tepat dan aman untuk anak memang menjadi salah satu hal yang membingungkan bagi orang tua. Pasalnya, banyak orang tua yang memilih mainan untuk anak hanya karena ikut-ikutan tren atau yang terlihat bagus namun tidak sesuai dengan kebutuhan usia anak. 

Memilih permainan yang tepat untuk anak haruslah mempertimbangkan usia anak, yaitu menyesuaikan dengan tumbuh kembang anak. Seperti anak usia 3 tahun kurang tepat jika diberikan permainan untuk anak yang berusia 5 tahun. Pada anak usia 3 tahun proses tumbuh kembangnya biasanya sudah mampu menggunakan fungsi kognitifnya. Selain itu anak usia 3 tahun sudah mulai bisa belajar mengenal huruf dan angka, mengasah kemampuan motorik dan imajinasinya. 

Berikut contoh permainan yang bisa dilakukan di rumah untuk anak usia 3 tahun: 

1. Bermain peran

Bermain  peran ini sangat bisa dilakukan di rumah bahkan tanpa menggunakan mainan mahal bisa dilakukan. Anak usia 3 tahun sedang asyik-asyiknya berimajinasi menjadi sosok yang diidolakannya atau yang sering dilihatnya. Seperti anak laki-laki biasanya akan memilih peran menjadi polisi, pemadam kebakaran, dokter atau menjadi sosok ayah. Begitu juga anak perempuan biasanya akan memerankan sosok ibu, dll. 

Bermain  peran ini sangat bisa dilakukan di rumah bahkan tanpa menggunakan mainan mahal bisa dilakukan.

2. Bermain lego




Permainan ini sangat bagus untuk melatih kemampuan motorik, kreativitas dan imajinasi anak. Selain itu anak juga bisa mengenal bentuk, berhitung dan warna-warna lego. Biarkan anak berimajinasi membuat bentuk sesuai keinginannya. 

3. Bermain balok kayu

Permainan ini hampir sama dengan lego. Yaitu melatih motorik, mengenal berbagai bentuk, warna dan berhitung. Bermain balok kayu juga bisa melatih fokus anak dalam menyusun balok.

4. Bermain puzzle  

Permainan ini melatih kecerdasan anak serta kreativitas anak dalam menyelesaikan masalah.

5. Bermain play-dough 

Play daigh atau doh adalah  bentuk modern dari tanah liat. Play dough bisa dibuat sendiri menggunakan tepung terigu atau dibeli langsung yaitu malam. Terlihat sederhana tapi permainan ini sangat banyak sekali manfaat dari permainan ini seperti melatis sensori, motorik halus, imajinasi dan kreativitas dalam membuat bermacam-macam bentuk serta mengenal warna.

6. Bermain petak umpet

Permainan ini sangat disukai anak-anak. Sangat simpel dan bisa dilakukan di rumah tanpa persiapan alat.


Itulah beberapa contoh permainaan sederhana yang bisa dilakukan dirumah. Selamat mencoba




Komentar